Kenapa Bergabung di One Day One Post ?




Saya akan memaparkan sedikit ulasan mengapa saya mengikuti One Day One Post (ODOP).

Jujur ya. Boleh jujur kan? Saya ragu, soalnya ada temen saya yang bilang jika ‘jujur ajur’. Nah saya tidak tahu dia dapat istilah itu darimana yang jelas itu salah. Jujur kok ajur.
Saya memulainya darimana ya? Kok malah bingung.

Sebenarnya saya sudah tahu sedikit tentang One Day One Post saat pertama kali open member. Bener tidak sih istilahnya open member, ya itulah pokoknya. Saya tidak tahu. Tetapi minat saya waktu itu masih seupil, belum ada niatan ataupun tertarik bergabung. Meskipun ada satu teman saya yang selalu berkoar-koar mengajak saya mengikuti One Day One Post.

Kenapa kok  saya tidak bergabung dari awal? Kok baru bergabung di season 2 ? (ini sudah seperti sinetron saja ada season segala). Ya mungkin saya baru saja mendapatkan pencerahan setelah bersemedi di Goa Hantu (di sana saya bertemu si Buta). Ini karena saya awalnya merasa belum siap ikut berbagai event kepenulisan, bekal saya belum siap padahal ya tidak mau pergi piknik. Ya begitulah maklum penulis yang baru netes.

Lagi-lagi teman saya yang tadi itu masih gencarnya meracuni saya untuk ikut bergabung dengan ODOP. Selanjutnya ganti saya yang kepo, tanya-tanya tentang bagaimana ODOP itu. Apalagi dengan member yang begitu banyaknya. Wow, keren.

Nah saya baru mempunyai niat dan tekad yang bulat setelah mengetahui dibukanya kembali ODOP season 2. Menarik kan jika kita ditantang untuk menulis setiap hari? Bahkan kalian akan merasa ditagih-tagih depkolektor jika tidak memposting tulisan di blog. Jadi biar hutang di hidupmu bertambah, karena katanya hidup kurang seru tanpa utang. Rasanya pengen tampar orang yang bilang seperti itu.

Oke di ODOP juga buat ajang belajar nge-blog selain belajar menulis lhoh ya. Berhubung saya memang orang yang baru belajar blog ya seneng banget lah ada yang mau menjawab berbagai pertanyaan tentang penggunaan blog.

ODOP bagi saya mungkin salah satu jalan yang memudahkan saya menumpahkan segala tulisan yang mendekam di pikiran. Selama ini saya bingung mau berekspresi dimana, jika posting di facebook juga tidak ada yang respon nah kalau di ODOP setidaknya ada dua sampai tiga orang yang mau merespon tulisan saya.

Sudah ya cuap-cuapnya ini sudah overdosis dari ketentuan sepuluh kalimat. Intinya saya berterimakasih kepada teman saya y
ang sudah menyeret saya masuk ke ODOP dan terimakasih untuk Bang Syaiha dan segenap member ODOP semoga kita konsisten dengan apa yang menjadi tujuan kita. Amiin.
Saya akhiri pidatonya. Sampai jumpa dipostingan saya selanjutnya.

Terimakasih.

#OneDayOnePost


April Cahaya

Pati, 29 Februari 2016

17 comments:

  1. Debt colectornya Bang Syaiha ya mbak??? :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya kurang serem.. Hahaha

      Delete
    2. Sepertinya bukan mbak... (ngeles)

      #kabuuur

      Hahahaha

      Delete
  2. Aamiin
    semoga kita semua istiqomah ya mba April :)
    semangat...

    ReplyDelete
  3. Open member ? Istilah K-Pop banget tapi unyu deh. Mampir ke rumah saya dong april. Hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha tau Kpop juga? Ehm soalnya aku juga suka Kpop. Gak cuma untuk istilah Kpop aja kok. Ada beberapa memang grub kepenulisan yang menggunakan istilah tersebut.

      Delete
  4. Aamiin ahaha, terima kasih atas pidatonya. Hehe. Semangat ya neng April. Ingat hutang ingat hutang *mantera ojan.
    Salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tataplah Bang Syaiha yang bakal nagih hutang kita. Wkwkwkw

      Delete
  5. Mantap hehehe
    Jangan lupa mampir ya kaaa

    ReplyDelete
  6. semangat pantang nyerah mbkkkk

    ReplyDelete
  7. semangat pantang nyerah mbkkkk

    ReplyDelete
  8. Tetap jaga kesehatan, eh semangat. Supaya sanggup menyelesaikan tantanga menulis setiap hari ya, mbak ^_^
    Salam ODOP

    ReplyDelete
  9. Hidup ODOP!!! #TeriakanParaPendemo

    ReplyDelete