Hobi Baru


                 Ini bisa disebut hobi bukan sih? Mungkin iya, mungkin tidak. Hehehe...

            Sejak suka stalking dan hobi banget melototin foto-foto buku di instagram yang sungguh mempesona dan menyegarkan mata, akhirnya aku berani mencoba foto sendiri buku-buku koleksiku. Hasilnya... buruk. Hahaha. Iyalah kan baru awal-awal.

            Nah... jadi aku mulai suka repot sendiri menentukan tempat mana yang pas buat foto, mulai dari pencahayaannya sudah pas belum, sampai properti apa saja yang bisa mempermanis tampilan foto buku-bukuku nanti. Kegiatan ini belum lama aku lakukan, mungkin baru sekitar satu bulan kali ya.



           Mulai mengenal dan gabung di grup-grup atau klub membaca yang isinya para bookstgrammer semua. Keren kan? Aku saja sampai kegirangan lho. (lebay!) Dan para member klub itu asyik-asyik lho orangnya. Tapi di sana banyak cobaannya, bagaimana tidak? Yang dibahas tentang buku terus. Apalagi jika buku-buku yang dibahas kamu tidak punya, duh... penyiksaan.

 Biasanya nih, para booktagrammer itu adalah orang-orang yang sering menebar racun. Membuat kalian pecinta buku semakin engap setiap melihat postingan mereka. Mulai dari buku-buku terbaru hingga buku-buku yang bestseller pun mejeng di postingan mereka. Tidak hanya sekedar memposting foto buku-buku, mereka ini juga gemar mereview buku lho. Adakalanya juga mereka mengadakan projek membaca bareng dengan buku-buku yang sudah ditentukan. Kalian juga bisa gabung untuk meramaikan projek tersebut. Bisa psoting foto buku dan progress membaca kalian. Share juga review kalian di caption.
            Dan aku mulai asyik mengikuti kegiatan ini. Selain bisa mengurangi jumlah buku yang belum dibaca, juga bisa meningkatkan kemauan membaca. Biasanya juga banyak alasan kenapa buku-buku cuma ditumpuk dan tidak dibaca. Dengan mengikuti klub dan hobi baru ini kan seru, bisa nambah teman dan juga lebih rajin membaca. Mungkin ada yang tertarik mengikutiku?

            Jika ada hal positif yang ditimbulkan, pasti ada negatifnya dong. Apaan? Percayalah menjadi booktagrammer itu bisa bikin kantong kering, karena pasti kalian akan lebih sering jajan buku. Hahaha... untung kalau dapat sumbangan dari penerbit atau penulisnya? Udah gitu ikut Giveaway tidak pernah dapat. Yah... akhirnya rajin-rajinlah menyisihkan uang untuk beli buku-buku kesayangan.


            Okay, see you. Bye....




#OneDayOnePost

Pati, 29 April 2017

April Cahaya


6 comments:

  1. Ikutan Book apa tadi pril ? hahah

    ReplyDelete
  2. Rajin nabung doong biar bisa beli buku apapun. Contohlah saya dulu yg rela nuntun motor karena duit buat beli bensin dikorup buat beli buku hehe... Alhasil pas bensin dah abis gak bisa isi soalnya dah dibeliin buku hihi....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehhehe jangan sampai itu uang bensin dikorbankan juga dong Bun. 😄😄

      Delete
  3. Ah...aku yakin pasti ini bikin ngiler dan terbawa bawa mimpi...atau ujung-ujungnya nangis dipojokan

    ReplyDelete